Mengenal Keindahan Danau Toba dan Budaya Batak di Pulau Samosir

Danau Toba merupakan danau vulkanik dimana pada bagian tengahnya terdapat sebuah pulau yang bernama Pulau Samosir. Danau Toba merupakan salah satu danau terbesar di Asia Tenggara, dengan panjang 87 kilometer, lebar 27 kilometer, lokasi ketinggian 904 mdpl serta kedalaman mencapai 505 meter.
Danau ini juga dikelilingi oleh 7 (tujuh) kabupaten, yaitu Kabupaten Samosir, Simalungun, Humbang Hasunduran, Dairi, Karo, Toba Samosir dan Tapanuli Utara.
Dunia sudah mengenal Danau Toba sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi, karena selain alamnya yang indah, danau ini juga dikenal sebagai situs warisan budaya.

Jelajah Pulau Samosir

Berkunjung ke Danau Toba tak lengkap rasanya jika tidak menyebrang ke Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Banyak aktivitas yang dapat kita lakukan di Pulau Samosir, seperti:

1. Menonton Pertunjukan Sigale-gale
Berkunjung ke Kampung Tua Huta Bolon, disini ada pentas tari Batak tradisional bernama Tari Sigale-gale. Tarian tersebut seperti tari Tor-tor yang diiringi dengan alat musik tradisional. Awalnya, tarian ini dimaksudkan untuk menawar rindu seorang raja yang kehilangan anaknya. Boneka dibuat menyerupai anak raja yang sudah meninggal. Jadi tak heran boneka Sigale-gale bergerak seperti manusia.


2. Berkeliling Pulau Samosir Menaiki Sepeda Motor
Berkeliling Pulau Samosir sangat mudah, sebab hanya ada satu jalan utama di pulau ini yang menjadi penghubung di Pulau Samosir. Jalur jalannya persis berada di pinggiran Pulau Samosir sehingga dengan mengendarai motor pengunjung bisa menikmati pemandangan Danau Toba dan perbukitan di Pulau Samosir. Untuk menyewa motor bisa dilakukan di daerah Tomok, lalu dengan naik motor mulailah berkeliling Pulau Samosir. Dalam perjalanan naik motor jangan lupa mampir di berbagai tempat yang menarik buat Anda dalam perjalanan. Anda dapat menemukan gereje-gereja tua, pemandangan gunung berapi, dan berbagai aktivitas penduduk desa yang menarik.


3. Mengunjungi Situs Warisan Budaya Batak
Terdapat banyak sirus warisan budaya Batak yang dapat kamu kunjungi di Pulau Samosir, seperti Makam Sidabutar dan Batu Parsidangan. Makam Raja Sidabutar adalah makam Kuno peninggalan orang batak. Makam ini terletak di Tomok, Samosir yang terbuat dari batu alam yang diukir berbentuk seperti kepala. Bedasarkan cerita, Raja Sidabutar adalah seorang pengusaha pada wilayah Tomok dan juga sebagai orang pertama yang menetap di Pulau Samosir. Untuk mengunjungi Makam Raja Sidabutar, pengunjung harus menggunakan kain Tradisioanal Batak yang di sebut Ulos yang disediakan pada pintu masuk secara Gratis. Penggunaan ulos ini adalah sebagai bentuk menjaga kesopanan. Sedangkan Batu Parsidangan adalah kursi-kursi batu yang digunakan untuk pertemuan oleh raja setempat, ada juga batu yang digunakan untuk eksekusi warga yang melakukan kesalahan berat. Selain 2 situs warisan budaya batak tersebut, sesungguhnya masih banyak situs-situs warisan budaya batak yang dapat kamu jumpai.


4. Berburu Kain Ulos Tradisional 
Kain tenun ulos merupakan kain tradisional Batak yang digunakan dalam tarian dan ritual, salah satu desa yang terkenal dengan para penenun adalah desa Buhit. Kain ulos ini biasanya digunakan dengan dililitkan di sekelling kepala untuk mencegah matahari terbenam. Jika ingin membeli souvenir di desa ini jangan lupa untuk menawar agar mendapatkan harga yang lebih murah.


5. Berenang di Pantai Pasir Putih
Walau disebut pantai, nyatanya ini bukan laut, melainkan pinggiran Danau Toba. Seperti laut, pinggiran danau dipenuhi pasir putih. Pantai Pasir Putih berada di Desa Parbaba. Hawa sejuk melengkapi nikmatnya berenang dan bersantai di pantai ini. Pantai ini cocok untuk keluarga karena air danau yang tenang menjadi area yang aman untuk anak-anak berenang. Ada beragam sarana di pantai ini. Seperti jetski, banana boat, sampai bebek-bebekan. Sekedar santai berendam, bisa sewa ban.

6. Menyusuri Danau Sidihoni
Danau Sidihoni berada di pulau Samosir atau bisa juga dikatakan sebagai danau di atas danau karena terletak di atas danau Toba. Air di danau Sidihoni sering berubah-ubah dan oleh penduduk sekitar dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Karena letaknya berada di atas danau Toba, untuk menuju ke tempat ini sangat sulit dengan jalan kasar dan mendaki jalan setapak.


7. Menikmati Mie Gomak
Mie gomak merupakan makanan tradisional khas Batak. Mie gomak menggunakan mie yang tebal mirip dengan pasta spaghetti. Ciri khas saus untuk mie menggunakan bumbu andaliman. Bersama andaliman, ada pula merica dan jahe, kombinasi yang membuat saus mi ini pedas panas. Cocok dimakan untuk menghangatkan badan. Selain itu, saus juga diberi kelapa yang disangrai. Harumnya kelapa dengan mi kenyal berpadu apik dengan saus yang pedas.